Akhirnya, Guru Ngaji Yang Kobel Kemaluan Murid Ditangkap Polsek Percut Seituan

By romeo 21 Mar 2021, 13:51:29 WIB Hukum
Akhirnya, Guru Ngaji Yang Kobel Kemaluan Murid Ditangkap Polsek Percut Seituan

Keterangan Gambar : Pelaku cabul, IR saat diboyong petugas Polsek Percut Seituan


MEDAN - Masih ingatkah dengan aksi bejat guru mengaji, IR (60) yang nekat mencabuli bocah di Jalan Belibis Perumnas Mandala, Medan? Akhirnya pelaku berhasil ditangkap oleh petugas Polsek Percut Seituan. Terlihat pelaku diboyong petugas dengan menggunakan sepeda motor. 

"Pelaku sudah ditangkap, Sabtu (20/3/2021) siang. Pelaku ditangkap oleh 4 orang personil  Polsek Percut Seituan," ujar Kepala Lingkungan, Iswan. 

Saat penangkapan, istri pelaku sempat mencoba mengelabuhi petugas dengan mengatakan bahwa pelaku tidak berada dirumh. 

Baca Lainnya :

"Jadi saat, petugas langsung mengatakan, "kami sudah lihat tadi Bu, suruh aja keluar, nanti jadinya ramai yang keluar". Lalu pelaku keluar dari dalam rumahnya," ujar salah seorang warga yang namanya enggan dituliskan. 

Pria berbadan tambun ini sangat berterima kasih dengan Polsek Percut Seituan yang telah berhasil menangkap pelaku. 

"Syukurlah bang, kalo gak resah kami dengan kondisi seperti ini. Terima kasih Pak Polisi," ucapnya mengakhiri. 

Namun sayang, ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu M Karo-karo tidak membalas konfirmasi wartawan. 

Sebelumnya, Seketika warga Jalan Belibis Perumnas Mandala dihebohkan dengan aksi bejat guru mengaji yang tega mencabuli murid-muridnya. Ironisnya aksi cabul tersebut nekat dilakukan pelaku didalam mesjid, Kamis (25/2/2021). 

Menurut informasi, terbongkarnya aksi bejat guru mengaji ini bermula dari seorang murid yang mengadu kepada orang tuanya kerap kemaluannya di pegang-pegang pelaku. Mendengar hal ini, orang tua korban langsung membawa anaknya ke Klinik terdekat. Dari hasil keterangan petugas medis, kemaluan korban diketahui ada mengalami luka. Penasaran, orang tua korban pun menginterogasi kawan-kawan korban. Dari hasil keterangan, korban pencabulan semakin banyak. Kesemua merupakan murid dan tetangga pelaku. Tak terima, orang tua korban pun melaporkan kasus tersebut ke Polsek Percut Seituan. 

"Saat beraksi, pelaku modusnya mengajak korban yang rata-rata anak berusia 7-8 tahun menonton YouTube. Disaat korban yang mau menonton, pelaku langsung  memangku korban duduk dipahanya. Saat asyik menonton, tangan pelaku meraba dan mengkobel kemaluan korban," ujar salah seorang orang tua korban, Amat. 

Amat menambahkan, hal ini terjadi seperti yang dialami anaknya, sebut saja namanya Bunga, bocah berusia 8 tahun diraba-raba dan dikobel hingga kemaluannya terluka. 

"Korbannya banyak bang, bukan anak saya saja, sebelumnya pun sudah ada korban lainnya tapi karena takut diributkan, akhirnya pelaku nangis-nangis minta berdamai," tambahnya. 

Amat berharap pelaku pencabulan terhadap anaknya ini segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

"Saya mau pelakunya segera ditangkap, sudah banyak korbannya bang. Saya pikir di mesjid tempat aman untuk anak ternyata tidak! Pelaku selain guru mengaji juga imam mesjid bang," bebernya mengakhiri. 

Namun sayang, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu tidak membalas konfirmasi wartawan. (Ipul/Rom)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment