Komplek Namore Heboh! Imam Mesjid Dilapor Cubit-Cubit Kemaluan Dan Remas Bokong Bocah 7 Tahun

By romeo 24 Mar 2021, 14:06:39 WIB Hukum
Komplek Namore Heboh! Imam Mesjid Dilapor Cubit-Cubit Kemaluan Dan Remas Bokong Bocah 7 Tahun

Keterangan Gambar : Korban saat ditemui di Mapolrestabes Medan


MEDAN - Seketika warga Komplek Namore Jalan Namorambe dihebohkan dengan aksi bejat seorang yang disebut-sebut Imam Mesjid karena nekat mencabuli siswi kelas 2 SD sebut saja Bunga (7)  dengan cara mencubit kemaluan dan meremas bokong korban, Rabu (24/3/2021). 

Menurut informasi, terbongkarnya kasus asusila ini bermula saat korban, Bunga (7) bersama temannya mengadukan nasib korban kepada teman ibu korban. Hal ini pun membuat warga terkejut dan melaporkan permasalahan ini ke ibu korban. Mendengar hal ini, ibu korban pun menginterogasi anaknya. Bagaikan disambar petir, korban mengatakan bahwa usai menjalankan shalat Ashar, di kamar mandi tiba-tiba pelaku memanggilnya dan mengatakan akan memberikan uang dan sepeda jika mencium pipi pelaku. Saat itulah pelaku langsung mencubit kemaluan korban sebanyak 3 kali. Ironisnya hal ini telah dilakukan 2 kali oleh pelaku. 

"Kejadiannya Rabu (17/3/2021) usai shalat Ashar, saat itu anak saya dari kamar mandi dipanggil disuruh cium pelaku sambil mengiming-imingi akan memberikan uang dan sepeda. Anak saya yang mendekat langsung dicium bibirnya sampai keluar liurnya, abis itu kemaluan anak saya dicubit 3 kali," ujar ibu korban, SR saat ditemui di Mapolrestabes Medan. 

Baca Lainnya :

SR menambahkan bahwa kejadian ini sudah 2 kali dilakukan pelaku kepada anaknya. 

"Sudah 2 kali anak saya dicabulinya, pertama setelah shalat Ashar, kemudian Kamis (18/3/2021) setelah Shalat Isya. Semuanya didalam mesjid karena pelakunya sering menjadi imam mesjid disitu," tambahnya. 

Beruntung saat kejadian, korban berhasil kabur dan melaporkan kejadian ini kepada warga komplek dan Kepala Lingkungan. 

"Saya tidak tahu kalo tidak dilaporkan warga. Makanya saya dan keluarga kemari melaporkan perbuatan cabul pelaku ke Mapolrestabes Medan agar pelaku mempertanggung jawabkan perbuatannya," tegas SR.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Rafles Langgam Putra Marpaung mengatakan bahwa lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polresta Deliserdang. 

"Dalam proses limpah ke Polresta Deli Serdang," ujarnya singkat. (Rom)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment